Alasan Banyak Yang Memilih Nikah Siri

Beberapa orang tentu meragukan pernyataan bahwa menikah bisa mengalirkan banyak rejeki. Namun, dari sekian keraguan yang timbul tersebut belum ada yang bisa memberikan alasan pasti.

Paling-paling hanya seputar pendapat bahwa ketika berkeluarga akan ada banyak tuntutan hidup yang harus dipenuhi, apalagi jika pasangan telah memiliki anak. Tentunya, alasan semacam itu tidak meyakinkan karena hal tersebut adalah tanggung jawab dan bukan risiko negatif.

Rejeki dari Menikah

Perlu diketahui bahwa keistimewaan menikah salah satunya ialah mendatangkan banyak rejeki tak terduga selama membangun keluarga. Hal ini bukan sekedar penyataan yang dilandasi oleh argumentasi agama.

Bahkan, beberapa penelitian dari jasa nikah siri memaparkan hasil mengejutkan bahwa pendapatan setiap pasangan yang telah meningkat meningkat drastis ketika mereka telah menikah.

Di Amerika Serikat, penelitian menunjukkan peningkatan 22 persen dari seorang pria yang telah menikah. Jumlah penghasilan tersebut akan meningkat jika ditambah dengan pendapatan istri yang juga bekerja.

Kenaikan Pangkat dan Promosi

Di tahun 2005, sebuah survei diadakan untuk mengidentifikasi jumlah kenaikan promosi dari para karyawan. Ternyata para pria yang sudah menikah memiliki peluang kenaikan pangkat dan promosi gaji lebih banyak dibandingkan dengan karyawan yang belum menikah.

Dengan kata lain, seorang karyawan yang telah berkeluarga dianggap lebih kompeten dan layak untuk menjadi kepercayaan perusahaan.

Hal lain yang perlu diperhatikan ialah risiko-risiko lain yang kerap melanda para pekerja lajang. Mereka terbiasa untuk hidup bebas dan tidak terikat apa pun.

Sementara, mereka memiliki penghasilan yang bisa diandalkan. Logikanya, seorang pekerja lajang memiliki kesempatan banyak untuk menyimpan tabungan lebih. Namun, kenyataannya berbeda dengan perkiraan.

Kita sering melihat banyak kasus karyawan lajang yang kesulitan mengatur dan mengelola keuangannya. Berbeda mereka pria yang telah menikah dengan tanggung jawab dan perencanaan yang lebih kuat.

Lebih Sehat dan Hemat

Selain itu, faktor lain seperti jaminan kesehatan juga menjadi pertimbangan utama mengapa karyawan menikah lebih terbebas dari risiko keborosan.

Para karyawan lajang cenderung tidak begitu peduli dengan persoalan kesehatan sehingga anggaran kesehatan lebih sering dikeluarkan mendadak. Tak hanya itu saja, gaya hidup tak sehat akan membebani masalah-masalah lain dalam kehidupannya.

Karyawan yang telah menikah juga akan terhindar dari risiko penyakit berbahaya seperti kanker. Contoh yang terjadi bisa dilihat di Norwegia ketika sebuah penelitian menyebutkan bahwa para pria yang bercerai atau belum menikah lebih sering terancam penyakit ini. Hal yang sama juga terjadi pada para perempuan yang belum menikah.

Sementara itu di Indonesia, tentunya masih ada anggapan menikah itu membawa rejeki. Memang, faktanya demikian adanya. Meskipun saat resepsi pernikahan ada berbagai gaya yang dilakukan demi meraih gengsi dan prestis. Padahal, logikanya sederhana saja. Menikah adalah pintu gerbang ke kehidupan baru yang pastinya telah disediakan oleh Tuhan masing-masing nasib dan peruntungannya.

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *