Pembangunan dan Pengelolaan Bendungan Dalam Program Pelatihan

Penerapan sistem 4.0 menjadi prioritas dalam proyek pembangunan dan pengelolaan bandungan. Diklat Kerja bersama Konstruksi Indonesia 2019 mengadakan pelatihan melalui program Kampus Merdeka terkait pengelolaan bendungan dalam dua modul.

Penerapan Sistem 4.0 Dalam Pembangunan Bendungan Kampus Merdeka

Terdapat dua materi utama yang diterapkan dalam sistem 4.0 pembanguna dan pengelolaan bendungan termasuk di dalamnya program ReCis. Berikut ini hal-hal yang dipelajari dalam pelatihan dengan topik pembangunan dan pengelolaan bendungan, di antaranya:

  • Konsepsi Keamanan Bendungan

Tingkat keamanan yang tinggi pada struktur bendungan menjadi salah satu fokus utama yang harus diperhatikan. Tingkat keamanan yang dimaksud artinya aman dari kegagalan hidrolis, struktural, dan rembesan. Selain itu, harus dilengkapi juga dengan rencana tindak darurat.

Menurut Kampus Merdeka, pendayagunaan air waduk harus dioptimalkan baik dalam operasi, pemeliharaan, maupun pemantauan untuk menjaga keamanan waduk. Sehingga resiko berupa jebolnya bendungan dapat dihindari dan bendungan tetap kokoh.

  1. Transformasi Digital

Lima hal penting yang dapat melebihi ekspektasi kinerja digitalisasi, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Investasi di talenta atau bakat

Tak bisa dipungkiri bahwa salah satu ujung tombak dalam proses pembangunan bendungan harus dimulai dari ahli analitikal dan digital. Talenta yang dimiliki ahli yang bertanggung jawab di bidangnya tersebut dapat terbukti jka target prioritas yang ditentukan tercapai.

  • Kejelasan prioritas

Piroritas proyek bendungan menjadi kebutuhan yang mendesak. Oleh karena itu, diperlukan target yang terukur dari transformasi digital sistem 4.0 agar lebih efektif dan hemat waktu serta biaya dan sumber daya lainnya.

  • Komitmen waktu dan biaya

Prioritas awal yang dipilih harus disesuaikan dengan kebutuhan waktu dan alokasi biaya yang memadai. Dengan adanya komitmen waktu dan biaya yang akan digunakan, diharapkan ekspektasi awal bsia mencapai 130%.

  • Pemberdayaan petugas

Semua petugas yang terlibat mulai dari pemilik bendungan, konsultan, dan pengawas, serta kontraktor pelaksana harus memiliki ritme yang sama. Reward dan punishment diperlukan untuk mengimbangi pencapaian target.

Pelatihan dalam Kampus Merdeka terkait pembangunan dan pengelolaan bendungan dengan menerapkan sistem 4.0 sangat berkaitan dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *